Kita sudah membahas mengenai sejarah Nabi Muhammad saw yang membawa risalah kebenaran. Beliau yang membacakan firman Tuhan Seluruh Alam. Hanya utusan_Nya sajalah yang mengetahui hal-hal ghaib termasuk rahasia masa depan yang kita tentu saja buta terhadapnya. Masa depan dunia, tanda kiamat, kebangkitan, surga dan neraka hanya diberitahukan kepada utusan Tuhan. Adanya utusan Tuhan tersebut untuk menjelaskan kepada manusia tentang adanya hal-hal ghaib tersebut agar kita meyakini bahwa semua itu adalah hak kemudian mempersiapkan segala sesuatu untuk menghadapinya.
"(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya." (QS Al Jin 26-27)
Nabi Muhammad saw adalah manusia terbaik dalam sejarah peradaban bahkan menurut kalangan non Islam sendiri seperti Michael Hart dalam bukunya "the 100". Sabdanya yang supra rasional adalah benar dan sebagian sudah dibuktikan secara nyata seiring dengan waktu. Kemenangan Romawi, penaklukan persia, tanda-tanda akhir jaman dan lain sebagainya hanyalah sedikit bukti kebenaran risalahnya.
Al Qur'an adalah firman Allah swt, Tuhan langit dan bumi. Tidak ada keraguan didalamnya, dan merupakan petunjuk bagi orang-orang yang ingin mencari kebenaran. Maka bacalah, hayati dan pahamilah dengan menggunakan akal yang bersih dan jujur dari kedengkian, niscaya kebenaran itu akan terbuka dengan selebar-lebarnya.
Sungguh semua ayat Al Qur'an adalah kebenaran yang mempunyai hakikat di mana tidak pernah habis untuk di ulas. Teori Big Bang, proses pembentukan langit, penciptaan manusia, tumbuhan bertasbih dan ratusan fakta ilmiah lainnya adalah secuil bukti kebenaran kitab suci ini. Ilmu pengetahuan telah membuka mata manusia akan mukjizat sepanjang jaman yakni Al Qur'an. Ilmu pengetahuan menjadi bukti yang tidak akan bisa dibantah lagi tentang kebenaran sejati dari kitab suci.
"(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya." (QS Al Jin 26-27)
Nabi Muhammad saw adalah manusia terbaik dalam sejarah peradaban bahkan menurut kalangan non Islam sendiri seperti Michael Hart dalam bukunya "the 100". Sabdanya yang supra rasional adalah benar dan sebagian sudah dibuktikan secara nyata seiring dengan waktu. Kemenangan Romawi, penaklukan persia, tanda-tanda akhir jaman dan lain sebagainya hanyalah sedikit bukti kebenaran risalahnya.
Al Qur'an adalah firman Allah swt, Tuhan langit dan bumi. Tidak ada keraguan didalamnya, dan merupakan petunjuk bagi orang-orang yang ingin mencari kebenaran. Maka bacalah, hayati dan pahamilah dengan menggunakan akal yang bersih dan jujur dari kedengkian, niscaya kebenaran itu akan terbuka dengan selebar-lebarnya.
Sungguh semua ayat Al Qur'an adalah kebenaran yang mempunyai hakikat di mana tidak pernah habis untuk di ulas. Teori Big Bang, proses pembentukan langit, penciptaan manusia, tumbuhan bertasbih dan ratusan fakta ilmiah lainnya adalah secuil bukti kebenaran kitab suci ini. Ilmu pengetahuan telah membuka mata manusia akan mukjizat sepanjang jaman yakni Al Qur'an. Ilmu pengetahuan menjadi bukti yang tidak akan bisa dibantah lagi tentang kebenaran sejati dari kitab suci.
"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?"(QS. Fushilat: 53)
Inilah fakta rasional, inilah tanda-tanda kebenaran sejati yang tidak bisa di bantah lagi walaupun orang kafir membenci. Inilah kebenaran yang harus kita jadikan landasan keimanan sekarang dan selamanya. Maka rasakanlah keyakinan itu dalam hatimu. Keyakinan sejati yang tidak akan pernah terganti lagi. Keyakinan dengan iman.
Jika selama ini keyakinan anda masih lemah maka kembalilah kepada keyakinan yang kokoh. Jika selama ini hawa nafsu dan syetan mengaburkan iman anda maka kembalilah kepada kebenaran Ilahi. Masuklah ke alam hati, untuk kemudian lakukan charging iman anda menuju kepada keyakinan tak terbatas menembus ruang dan waktu.
Tag :
Kebenaran Al Qur'an,
Muhammad SAW
0 Comments for "Kembali Kepada Kebenaran Sejati"