Doa = Direction, Obedience, Acceptance

Secara bahasa arti doa adalah meminta. Ada tiga penjabaran sederhana tentang makna DOA yaitu direction, obedience dan acceptance.

Direction = Diucapkan dan dipanjatkan secara langsung kepada Sang Pencipta. Ucapan di mulut ucapan di hati adalah satu menuju keharibaan Tuhan. Lurus satu arah tanpa melenceng sedikitpun. Jadi apa yang diucapkan satu arah yang jelas dengan muatan yang jelas. Maksudnya permintaan/ doa harus dengan jelas dipanjatkan oleh mulut menuju hati yang ikhlas kepada Yang Maha Mengabulkan doa. Muatan doa juga harus jelas, maksudnya apa-apa yang diminta harus jelas dan spesifik bukan umum.


Obedience = Kepatuhan atau ketaatan kepada syarat dan kepantasan menuju terkabulkan. Setelah doa sudah dilantunkan maka pertahankan hati dalam suasana tawakal akan cara-cara Tuhan dalam mengabulkan doa. Sabar dan ikhlas terhadap proses yang seringkali menyakitkan. Tetap bertahan dan ber Tuhan walaupun nampaknya doa tak kunjung ada titik terang.




Acceptance = Menerima dengan bahagia permintaan tersebut. Jadi anggap saja Anda sudah menerima pengkabulan doa dalam benak kemudian merasa bahagia dalam hati. Inilah yang dinamakan keyakinan dalam iman. Yakin bahwa Tuhan sebenarnya sudah mengabulkan doa, persis saat kita selesai mengucap kalimat doa. Dimana? Di alam (ruang dan waktu) yang rahasia. Di masa depan yang kita tidak akan mengetahui jam berapa, hari apa dan berapa tahun. Rahasia tapi ada.

 

Untuk bisa terkabul atau terealisasi keinginan/ permintaan kita maka setiap doa seyogyanya memenuhi tiga persyaratan di atas. Hilang salah satu berarti hilang pula makna doa yang sudah kita lantunkan.

Presentd by Rahasia Kunci Sukses. Rahasia Sukses dengan Doa. Klik disini untuk penjelasan detail.



0 Comments for "Doa = Direction, Obedience, Acceptance"

Back To Top