Pada awalnya saya adalah jokowi lovers. Saya begitu terpesona dengan sikapnya yang humble dan merakyat. Bahkan saya banyak menulis tentang kehebatan dia bak malaikat. Salah satunya tentang prediksi satrio piningit yang saya tulis disini. Namun seiring waktu ada yang aneh. Hampir semua partai Islam merapat ke Prabowo Subiyanto. Saya adalah muslim yang menginginkan kebaikan ummat maka kemudian saya mulai banyak menelusuri sebabnya.
Memang politik tidak jauh-jauh dari desas-desus, prasangka, dugaan, fitnah, konspirasi, pencitraan dll. Semuanya baik Prabowo atau Jokowi tidak beda. Disinilah perlunya kehati-hatian didalam memilih. Jangan dikarenakan terpesona oleh sesuatu hal lalu menyukainya membabi buta.
Yang jelas fakta mengatakan mayoritas partai Islam (PPP, PKS, PAN, PBB) mendukung/ merapat ke Prabowo Subiyanto-Hatta Rajasa. Diluar itu ada tokoh-tokoh agama yang merapat di detik-detik terakhir. Rhoma Irama, Mahfudz MD, Surya Dharma Ali dsb. Ini sinyal. Ini pertanyaan besar yang harus ada jawabannya, mengapa bisa demikian? Apakah benar kalau Jokowi-JK dan teman-temannya membenci Islam? Kalau benar maka hanya Yahudi dan Kristen yang benci Islam dengan membabi buta. Itu artinya Jokowi-JK disetir oleh Kristen? Wallahu A'lam. Tidak ada yang tahu.
Yang jelas berdasarkan bocoran dari mantan Kristen yang menjadi mualaf atau nonton tausiyah mantan pendeta yang masuk Islam seperti Hj Irene Handono, Muh. Yahya Waloni, Yusuf Estes, Robert Green dsb, makar kaum Kristen terhadap umat Islam begitu terencana dan sistematis. Mereka gemar sekali melakukan pencitraan yakni kemunafikan dengan mendekati umat muslim dengan cara ikut pengajian, memberikan sumbangan, mengucapkan selamat idul fitri dsb dengan tujuan yang tidak tulus. Jelas-jelas mereka diperintahkan demikian agar umat muslim khususnya yang awam bisa masuk agama mereka. Atau paling tidak murtad atau menganggap semua agama benar.
Lihat salah satu videonya dari Hj Irene Handono berikut ini
Sejenak baca berita dari republika berikut ini
Kecuali di Aceh, Jokowi-JK Bakal Larang Syariat Islam
Memang politik tidak jauh-jauh dari desas-desus, prasangka, dugaan, fitnah, konspirasi, pencitraan dll. Semuanya baik Prabowo atau Jokowi tidak beda. Disinilah perlunya kehati-hatian didalam memilih. Jangan dikarenakan terpesona oleh sesuatu hal lalu menyukainya membabi buta.
Yang jelas fakta mengatakan mayoritas partai Islam (PPP, PKS, PAN, PBB) mendukung/ merapat ke Prabowo Subiyanto-Hatta Rajasa. Diluar itu ada tokoh-tokoh agama yang merapat di detik-detik terakhir. Rhoma Irama, Mahfudz MD, Surya Dharma Ali dsb. Ini sinyal. Ini pertanyaan besar yang harus ada jawabannya, mengapa bisa demikian? Apakah benar kalau Jokowi-JK dan teman-temannya membenci Islam? Kalau benar maka hanya Yahudi dan Kristen yang benci Islam dengan membabi buta. Itu artinya Jokowi-JK disetir oleh Kristen? Wallahu A'lam. Tidak ada yang tahu.
Yang jelas berdasarkan bocoran dari mantan Kristen yang menjadi mualaf atau nonton tausiyah mantan pendeta yang masuk Islam seperti Hj Irene Handono, Muh. Yahya Waloni, Yusuf Estes, Robert Green dsb, makar kaum Kristen terhadap umat Islam begitu terencana dan sistematis. Mereka gemar sekali melakukan pencitraan yakni kemunafikan dengan mendekati umat muslim dengan cara ikut pengajian, memberikan sumbangan, mengucapkan selamat idul fitri dsb dengan tujuan yang tidak tulus. Jelas-jelas mereka diperintahkan demikian agar umat muslim khususnya yang awam bisa masuk agama mereka. Atau paling tidak murtad atau menganggap semua agama benar.
Lihat salah satu videonya dari Hj Irene Handono berikut ini
Sejenak baca berita dari republika berikut ini
Kecuali di Aceh, Jokowi-JK Bakal Larang Syariat Islam
Tag :
Hidayah Islam,
The Next Indonesia
0 Comments for "Jokowi CS Benci Hukum-Hukum/ Syariat Islam"