Inilah Pilihan Politik Aa' Gym, Ustadz Yusuf Mansur dan Ustadz Arifin Ilham

Sekali lagi yang namanya politik selalu saja ramai, apalagi di dunia maya. Namun opini-opini dan pendapat-pendapat lebih banyak didasarkan kepada desas-desus, prasangka, dugaan, emosional, konspirasi, pencitraan bahkan fitnah dan saling hujat. Masing-masing pendukung dengan paradigma sendiri-sendiri membabi buta didalam mempertahankan pilihan politiknya. Ya, tidak apa-apa, namanya pembelajaran politik, semoga kedepan semakin lama semakin santun dan terdidik.

Memang sebagian besar tokoh-tokoh Islam ramai mendukung Prabowo-Hatta, namun tetap ada juga yang mendukung JKW-JK. Banyak kyai dari PKB yang merapat kepadanya. Bahkan wakil JKW adalah Jusuf Kalla yang seorang cendekiawan muslim.

Berbicara mengenai tokoh Islam dalam hal ini Ustadz ada sebuah fenomena yang menarik. Misalnya dari Ustadz Aa' Gym. Selama ini beliau tidak pernah mendukung siapapun dan lebih memilih para jamaahnya menggunakan pilihan sesuai dengan hati nuraninya. Namun untuk pemilu kali ini beliau dengan jelas mendukung Prabowo Hatta.

Ada ucapan yang menarik dari beliau berikut ini, Sumber detik forum



"Setahu saya, pada waktu itu hanya Prabowo yang terang-terangan membela umat Islam. Ini kenangan luar biasa saya tentang sosok Prabowo yang sulit dilupakan. Ia perwira militer yang tak rela melihat umat Islam dipinggirkan. Karena alasan ini, saya mendukung Prabowo," ujar Aa' Gym.

Mau menyimak tips memilih pemimpin menurut Aa' Gym? Tonton Video berikut ini



Setali tiga uang dengan Aa' Gym demikian juga dengan Ustadz Arifin Ilham, berikut ini, sumber islam pos

  Arifin Ilham: “Jokowi untuk Jakarta, Prabowo untuk Memimpin Indonesia”

“Subhanallah…  Jangan jadikan pemilu ajang perseteruan..! Prabowo dan Jokowi adalah saudara kita juga, kedua-duanya orang baik.. Satu merakyat, satu tegas berwibawa.. Sama-sama memiliki jiwa pemimpin. Mereka cocok menjadi pemimpin. Karena itu mari kita dukung kedua-duanya untuk menjadi pemimpin yang baik..

– Kita dukung Jokowi untuk memimpin Jakarta, dan
– Kita dukung Prabowo untuk memimpin Indonesia

Jika dukungan kita seperti ini, dengan seizin Allah Ta’ala, keduanya pasti menjadi pemimpin, dan kita tidak perlu berseteru apalagi berpecah belah.(K.H. Muhammad Arifin Ilham)

Keputusan Majelis Az Zikra tentang (keterpaksaan Ustadz) untuk mendukung prabowo bisa dilihat di Fanspage beliau disini.

Kenapa terpaksa? Kalau menurut kami pribadi, beliau terpaksa memilih salah satu capres demi kebaikan ummat. Tidak mungkin beliau memutuskan sesuatu karena urusan keduniaan. Mungkin... :)


Sementara Ustadz Yusuf Mansur belum secara jelas mengumumkan dukungannya. Namun beliau secara explisit menjunjung tinggi kriteria pemimpin yang Shidiq, Amanah, Tabligh, Fathonah. Seperti ungkapan dalam tweetnya tentang pemimpin yang amanah atau terpercaya, lawan katanya adalah khianat. Berikut tulisan dari Selebriti Yahoo

 

Ustad Yusuf Mansur diejek karena tweet-nya di Twitter. Sebelumnya, Ustad Yusuf Mansur sempat menulis tweet, kalau penghinaan terhadap ulama dan ustad sama saja menghina umat Islam.Cerita berawal saat Yusuf dalam akun Twitter-nya menulis soal pemimpin yang amanah. Tiba-tiba, komentar tersebut direspon dan dikaitkan dengan gaya kepemimpinan Jokowi di Solo yang tidak amanah, lantaran tidak menyelesaikan tugasnya padahal sudah disumpah saat pelantikan.

Dalam hitungan detik, tweet itu langsung mendapat respon dari akun yang membela Jokowi. Misalnya, @kurawa yang membalas dengan kata, "Tapi ingat tad substansi & timing anda bcr spt itu jgn pikir kita ini bodoh."

Tweet tersebut dibalas Yusuf dengan, "wooo... Maaf ya. Maafin saya. Ga mikir gitu koq," tulisnya.

Mendapat reaksi keras dari para pengguna Twitter, seperti akun @asbabul_junub yang menulis, "Ente dibayar berapa sama Foke? ustad abal2 ente nih," pun ditanggapi santai oleh sang ustaz.

"Maksudnya? Saya paham, pasti ttg tweet saya ya? Itu universal Pak," kata Yusuf yang me-retweet.

Tanggapan kepada Ustad Yusuf Mansyur itu mengundang simpati dari @triomacan2000. Akun twitter yang sering menulis soal dugaan kasus korupsi para pejabat publik ini menyayangkan kondisi yang dianggap sebagai bentuk politisasi. "Ustad Yusuf Mansyur hanya mengingatkan jemaahnya dalam akun twitternya, tiba-tiba diserang dan dihujat oleh relawan kotak-kotak dengan bahasa yang sungguh sangat menyakitkan umat muslim, ini Pemilu gaya apa?" tulis salah satu tweet yang mendukung sang ustad.

Lalu siapa yang dipilih Ustadz Yusuf Mansur? Yang pasti dia yang amanah, tidak menyalahi janji.

Untuk Ustadz Felix Siauw beliau menggaris bawahi pemimpin yang amanah, namun dalam kerangka khilafah. Mamah Dedeh menekankan pentingnya pemimpin yang amanah.

Anyway, inilah politik memang seru. Ada yang memang nyata-nyata kelihatan bodoh kemudian asal bunyi, ada yang sok-sok intelek, ada yang memang orang cerdas. Semua kelihatan dari cara penyampaian pendapat serta argumennya.

Kalau melihat sifat atau kharakter dua pemimpin tersebut maka Ketegasan Prabowo bisa jadi mirip dengan Umar Bin Khatab, sementara Jokowi mirip dengan Abu Bakar. Semuanya baik dan semua layak jadi pemimpin. Cuma menurut Ustadz Arifin Ilham, Jokowi untuk memimpin Jakarta sementara Prabowo untuk memimpin Indonesia. Semua sama-sama menang.. Semua sama-sama memimpin.

Tetapi sekali lagi semua adalah pilihan masing-masing. Isi kepala setiap orang berbeda-beda.

Bagaimana dengan anda?

0 Comments for "Inilah Pilihan Politik Aa' Gym, Ustadz Yusuf Mansur dan Ustadz Arifin Ilham"

Back To Top