Jodoh atau pendamping hidup adalah sebuah fitrah kebutuhan manusia akan teman berbagi. Namun banyak diantara kita yang ternyata susah mendapatkan jodoh/ pendamping hidupnya. Apa penyebabnya? Tentunya masing-masing berbeda didalam penyebab sulitnya mendapatkan jodoh.

Ini ulasan saya berdasarkan pengalaman susah jodoh sampai umur hampir 30 tahun, sekaligus pengamatan pribadi terhadap orang lain yang susah mendapatkan pendamping hidup, pun hal ini saya buat dikarenakan beberapa pertanyaan dari sobat blog Adhin Busro
Inilah alasan mengapa banyak diantara kita yang susah dan kesulitan mendapatkan jodoh
Itulah kurang lebih alasan mengapa susah jodoh. Saran saya begini. Kami tahu anda mempunyai standar tersendiri untuk calon pendamping hidup. Namun jangan sampai standar itu menghalangi anda untuk menikah. Cakep itu penting, tetapi cakep hati jauh lebih penting. Ini pengalaman orang yang sudah berumah tangga lho? Cantik atau ganteng di awal sama sekali tidak jaminan, karena semua akan hilang jika perilaku menyakitkan. Tidak usah terlalu berstandar tinggi, yang penting akhlaknya tinggi..
Sebagian lagi ditakdirkan mempunyai fisik yang kurang baik. Wajahnya jelek misalnya.. Maka itu adalah derita elo?? Hehehe. Jelek atau cakep hanyalah ukuran manusia, ia relatif. Tidak usah minder, tunjukkan akhlaknya baik, maka kebaikan hati akan memancar diwajah. Parahnya sudah wajah jelek, akhlak juga jelek.
Kemudian anda juga harus latihan percaya diri menjalin silaturahmi dengan semua orang. Intan di dalam lautan akan sangat sulit ditemukan dibanding Intan di dalam masjid. Hehehe. Kalau anda takut karena belum merasa mampu maka percayalah, Allah swt akan memampukan dengan karunia_Nya

Bagi anda yang berprinsip sukses dulu sebelum nikah, makan ntu prinsip. Hehehe, bercanda cuy.. Saya punya sohib yang nikah umur 39 tahunan. Ia tampan, mapan dan mantap. Sayangnya nikah umur 39 Tahun yang bagi sebagian besar orang terlambat. Itu sohib saya, nah kalau anda umur 70 tahun baru mapan pegimana ntu?? Padahal saya yakin jika kita menikah diumur yang standar antara 20-30 tahun maka kesuksesan malah akan cepat diraih.
Yang pasti eni ni... Anda tidak segera melamar dan melangsungkan pernikahan. Anda tidak meminta ia melamar anda. Keburu di embat orang. Keburu rasanya sudah masam. Kalau sudah saling suka jangan banyak alasan. Lamar, itu bukti keseriusan anda. Jika tidak dilamar juga, saran saya untuk para wanita cari yang lain lagi karena ia tidak serius. Nah, kalau baru kenal dan sudah merasa cocok bagaimana? Lamar juga, lebih cepat lebih baik. Ini yang seringkali kita lakukan yakni merasa ragu, jangan-jangan.... jangan-jangan.... Kelamaan mikir. Asli ini beneran.
Lamar segera, jika dia setuju alhamdulillah. Karena ternyata banyak sekali wanita yang menunggu dilamar oleh orang atau kenalannya. Ini lebih jentelman. Dengar ya? Ia menunggu lamaran anda... Ini banyak kejadian diamana karena kita ragu untuk melamar si dia, akhirnya dia jadi milik orang lain yang melamarnya terlebih dahulu. Padahal sebenarnya si dia lebih memilih anda. Nangis bombay tuh...
Lha kalau ditolak dia dan keluarganya pegimana cuy?? Bahasa arabnya, Life must go on, the show must go on. Lah, sabodo teing. Emang gue pikirin? Yang penting lamar dulu. Emang dunia akan kiamat kalau kita di tolak?? Eh, aku kasih tahu ya?? Saya itu melamar 10 kali ditolak 11 kali, ini benaran. Alhamdulillah akhirnya di usaha yang kesekian lamaran saya diterima. Waktu itu saya nekat melamar gadis dengan standar sangat tinggi dengan niat baik, dan selon atau rada nekad. Eh malah diterima.. Usut punya usut ternyata si dia katarak. Hahahaha.. Bercanda..
Terakhir banyak-banyak doa, bagaimanapun jodoh ditangan Tuhan. Ia akan menjelma, Tuhan akan memberikannya jika kita mau berusaha mendapatkannya. Ada doa menjemput jodoh silahkan di hapalkan, silahkan di amalkan. Cek disini dan dsini untuk doa mendapatkan jodoh. Shalat hajat, shalat istikharah sebagai pembuka gerbang keyakinan akan pertolongan_Nya. Tidak ada yang mustahil jika Tuhan sudah berkehendak. Jadikan ini sebagai sebuah keyakinan.
Bagi laki-laki lamar dia segera karena si dia menunggu lamaranmu. Jangan sampai si dia berubah pikiran
Bagi Wanita perbaiki akhlakmu dan tunggulah lamaran dari laki-laki yang juga baik akhlaknya.
Atau ada yang mau ta'aruf atau kenalan? Silahkan kenalan di form komentar, Insya Allah saya bersedia jadi mak comblangnya...
Ini ulasan saya berdasarkan pengalaman susah jodoh sampai umur hampir 30 tahun, sekaligus pengamatan pribadi terhadap orang lain yang susah mendapatkan pendamping hidup, pun hal ini saya buat dikarenakan beberapa pertanyaan dari sobat blog Adhin Busro
Inilah alasan mengapa banyak diantara kita yang susah dan kesulitan mendapatkan jodoh
- Mencari dengan standar tinggi. Masing-masing memang punya tipikal jodohnya. Nah ternyata banyak diantara kita yang berstandar tinggi didalam mencari jodoh, yang kadangkala tidak mau melihat kepantasan diri. Tidak salah namun jangan sampai dengan standar yang kita buat sendiri maka akan susah mendapatkannya.
- Fisik kurang mendukung. Mau tidak mau ini adalah salah satu faktor mengapa kita susah jodoh. Fisik yang kurang baik menurut orang lain tentunya secara wajar akan menjadi dinding penghalang.
- Terlalu menutup diri. Jangan terlalu sering mengurung diri di rumah. Pergilah keluar dan jalin silatrahmi dengan semua orang.
- Takut mengungkapkan. Ini masalah klasik bagi orang yang memang pemalu. Mau ngomong takut ditolak
- Tidak bersegera melamar. Ini justru penyakit fatal. Jangan lama-lama, lamar saja, jika keluarga mereka tidak setuju sabodo teing. Cari dan lamar yang lain lagi. Dunia tidak akan kiamat dengan penolakan
- Sengaja mengundurkan atau melambatkan. Ini masalah mental atau prinsip hidup. Ia berprinsip tidak akan menikah sebelum sukses, membahagiakan orang tua dan keluarga. Padahal kesuksesan akan mudah diraih ketika kita sudah mempunyai teman berbagi, yakni pendamping hidup.
- Merasa belum mampu. Ia takut dan cemas kalau menikah tidak akan mampu menafkahi keluarga. Padahal sebaliknya, percayalah
- Merasa bebas kalu masih membujang. Ya silahkan bebaskan diri sampai tua. Pengamatan saya orang yang maunya bebas yaaaa bebaslah semuanya, termasuk masalah kebutuhan biologis yang ia salurkan kepada siapa saja, dan kemana saja.
- Masih banyak dosa. Jangan salah ini juga faktor penghambat lho? Renungkan apakah anda terlalu banyak dosa dan maksiat. Renungkan apakah anda pernah menyakiti orang tua?
Itulah kurang lebih alasan mengapa susah jodoh. Saran saya begini. Kami tahu anda mempunyai standar tersendiri untuk calon pendamping hidup. Namun jangan sampai standar itu menghalangi anda untuk menikah. Cakep itu penting, tetapi cakep hati jauh lebih penting. Ini pengalaman orang yang sudah berumah tangga lho? Cantik atau ganteng di awal sama sekali tidak jaminan, karena semua akan hilang jika perilaku menyakitkan. Tidak usah terlalu berstandar tinggi, yang penting akhlaknya tinggi..
Sebagian lagi ditakdirkan mempunyai fisik yang kurang baik. Wajahnya jelek misalnya.. Maka itu adalah derita elo?? Hehehe. Jelek atau cakep hanyalah ukuran manusia, ia relatif. Tidak usah minder, tunjukkan akhlaknya baik, maka kebaikan hati akan memancar diwajah. Parahnya sudah wajah jelek, akhlak juga jelek.
Kemudian anda juga harus latihan percaya diri menjalin silaturahmi dengan semua orang. Intan di dalam lautan akan sangat sulit ditemukan dibanding Intan di dalam masjid. Hehehe. Kalau anda takut karena belum merasa mampu maka percayalah, Allah swt akan memampukan dengan karunia_Nya
Bagi anda yang berprinsip sukses dulu sebelum nikah, makan ntu prinsip. Hehehe, bercanda cuy.. Saya punya sohib yang nikah umur 39 tahunan. Ia tampan, mapan dan mantap. Sayangnya nikah umur 39 Tahun yang bagi sebagian besar orang terlambat. Itu sohib saya, nah kalau anda umur 70 tahun baru mapan pegimana ntu?? Padahal saya yakin jika kita menikah diumur yang standar antara 20-30 tahun maka kesuksesan malah akan cepat diraih.
Yang pasti eni ni... Anda tidak segera melamar dan melangsungkan pernikahan. Anda tidak meminta ia melamar anda. Keburu di embat orang. Keburu rasanya sudah masam. Kalau sudah saling suka jangan banyak alasan. Lamar, itu bukti keseriusan anda. Jika tidak dilamar juga, saran saya untuk para wanita cari yang lain lagi karena ia tidak serius. Nah, kalau baru kenal dan sudah merasa cocok bagaimana? Lamar juga, lebih cepat lebih baik. Ini yang seringkali kita lakukan yakni merasa ragu, jangan-jangan.... jangan-jangan.... Kelamaan mikir. Asli ini beneran.
Lamar segera, jika dia setuju alhamdulillah. Karena ternyata banyak sekali wanita yang menunggu dilamar oleh orang atau kenalannya. Ini lebih jentelman. Dengar ya? Ia menunggu lamaran anda... Ini banyak kejadian diamana karena kita ragu untuk melamar si dia, akhirnya dia jadi milik orang lain yang melamarnya terlebih dahulu. Padahal sebenarnya si dia lebih memilih anda. Nangis bombay tuh...
Lha kalau ditolak dia dan keluarganya pegimana cuy?? Bahasa arabnya, Life must go on, the show must go on. Lah, sabodo teing. Emang gue pikirin? Yang penting lamar dulu. Emang dunia akan kiamat kalau kita di tolak?? Eh, aku kasih tahu ya?? Saya itu melamar 10 kali ditolak 11 kali, ini benaran. Alhamdulillah akhirnya di usaha yang kesekian lamaran saya diterima. Waktu itu saya nekat melamar gadis dengan standar sangat tinggi dengan niat baik, dan selon atau rada nekad. Eh malah diterima.. Usut punya usut ternyata si dia katarak. Hahahaha.. Bercanda..
Terakhir banyak-banyak doa, bagaimanapun jodoh ditangan Tuhan. Ia akan menjelma, Tuhan akan memberikannya jika kita mau berusaha mendapatkannya. Ada doa menjemput jodoh silahkan di hapalkan, silahkan di amalkan. Cek disini dan dsini untuk doa mendapatkan jodoh. Shalat hajat, shalat istikharah sebagai pembuka gerbang keyakinan akan pertolongan_Nya. Tidak ada yang mustahil jika Tuhan sudah berkehendak. Jadikan ini sebagai sebuah keyakinan.
Bagi laki-laki lamar dia segera karena si dia menunggu lamaranmu. Jangan sampai si dia berubah pikiran
Bagi Wanita perbaiki akhlakmu dan tunggulah lamaran dari laki-laki yang juga baik akhlaknya.
Atau ada yang mau ta'aruf atau kenalan? Silahkan kenalan di form komentar, Insya Allah saya bersedia jadi mak comblangnya...
0 Comments for "Alasan Mengapa Susah Jodoh dan Solusinya"